who we are

Dulu kalo lagi pengen minum yang manis-manis pasti minumnya yang itu itu aja. Pernah suatu saat punya ide buat bikin minuman yang manis tapi dengan komposisi yang unik dan beda dari minuman biasanya yaitu, minuman bubble yang gak asal manis aja, tapi bisa bikin ceria juga dengan rasa-rasanya yang seru. Akhirnya muncul lah bubble drink dengan nama Hop Hop, minuman yang asik buat nemenin saat-saat bosen atau aktifitas sehari-hari lo. Mau lagi bad mood atau lagi good mood, tetep Hop hop pasti bikin hari lo jadi fun terus ditambah dengan rasa bubble nya yang kenyal dan enaaaak… banget. So, get your hop hop!

what we do

Hop Hop bikin minuman bubble yang colorful banget, lebih dari 20 macam rasa yang bisa lo cobain dan nikmatin keseruannya. Dengan ukuran 400 ml dan 5 gram chewy tapioca (bubble) dikonsumsi dengan gelas plastik yang pastinya higenis. Perpaduan bubble, flavor powder, gula, dan es nya itu nyatu banget. Setiap minuman dibuat langsung dan dikontrol terus jadi, minumannya pasti fresh. Varian rasa Hop Hop yang paling terkenal itu ada chocolate, strawberry, bubble gum, dan taro.

STRAWBERRY PUDDING MILK TEA

Susu campur teh ditambah potongan pudding rasa strawberry, nikmati segarnya rasa strawberry asli! enak ngak? buat hidup kamu makin manis deh jamin.

Hop hop punya banyak outlet di 15 kota‐kota besar di Indonesia loh, penasaran? Yuk, liat list outlet kita.
Fun with
Choco
Rasa Chocolate dari Hop Hop gak akan terlupakan. Minum hop hop bikin hari kita fun terus, apalagi kalau minumnya bareng temen-temen, wah gak akan terlupakan deh keseruan coklatnya
teman
sejati
selalu
berbagi
Unforgetable
Bubble
Bubblegum rasanya lucu, rasa yang bikin lidah lo goyang terus, dengan enyajian yang fresh dan asli tanpa pengawet membentuk sebuah kesegaran yang tiada duanya.
asiknya
berbagi
ceria
bersama
Kami membuka jalur franschise untuk Hop hop bubble drink Indonesia. Untuk informasi lebih detail bisa hubungi......

Pasti tau kota Semarang kan? Kawasan pesisir pantai ini ternyata menyimpan keindahan alam pantai yang indah dan eksotis loh. Memang sih tidak sebanyak jumlah pantai di Kabupaten Kudus, tapi pantai-pantai di kota Semarang ini gak kalah bagus kok dengan pantai-pantai yang lainya .

Nah, bukan hanya pantai yang bagus aja nih yang ada di Kota Semarang. Kota Semarang juga terkenal dengan perkebunan kakao. Kakao adalah komoditas perkebunan yang bernilai ekonomi tinggi. Tanaman yang merupakan bahan baku cokelat ini dapat berbuah sepanjang tahun. Makanya, banyak petani tertarik untuk membudidayakan tanaman tersebut. Bayangin aja nih yaaaa, seorang pembudidaya kakao di Semarang, bisa meraup omset sekitar 2 Miliar Rupiah per bulan. Itu satu bulan aja loh, kalau setahun bisa bayangin sendiri berapa deh hehehe.

 

Tanaman ini berasal dari Amerika, ia dapat tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Kakao atau Theobroma cacao L ini merupakan salah satu komoditas perkebunan yang cocok dengan kultur tanah dan iklim di Indonesia. Perkebunan coklat di Indonesia banyak tersebar di beberapa wilayah, seperti Pekalongan, Sumatera Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Nusa Tenggara, dan tentunya Kota Semarang . Hal ini dikarenakan, daerah tersebut banyak terdapat lahan yang cocok ditanami tanaman yang merupakan bahan baku cokelat ini.

 

Hasil komoditasnya yang bernilai ekonomi tinggi, membuat minat para petani khususnya di kota Semarang untuk membudidayakannya. Tapi, jangan pikir membudidayakan tanaman ini mudah yaa karena ada dua hal penting yang perlu diperhatikan dalam membudidayakan tanaman ini. Pertama adalah naungan. Naungan itu tuh bisa berupa tanaman pelindung, seperti lamtoro, gleresidae, dan albazia. Nah lahan juga perlu diperhatikan, apakah lahannya cocok dengan pembudidayaan kakao sendiri. Selebihnya, proses membudidayakan kakao tak terlalu rumit kalau dua hal tersebut sudah ready.

 

Tanaman yang berasal dari Amerika Selatan ini bentuknya seperti daun panjang membulat dengan ujung meruncing. Buah ini berwarna merah kecoklatan hingga merah jingga. Dan katanya nih ya, kakao dan produk olahan cokelat ini memiliki banyak khasiat. Kandungan antioksidan yang terkandung dalam kakao tersebut bisa menangkal radikal bebas. Kakao juga mampu buat tubuh kita jadi lebih rileks, terus mengurangi penyakit sulit tidur, dan membangkitkan semangat nih. Cocok banget buat anak-anak muda yang punya segudang aktivitas, tapi yang tua juga bisaa juga loooh hehe.

 

Karena dipercaya memiliki banyak khasiat, permintaan kakao terus meningkat loh. Gak hanya dalam bentuk bahan baku aja yang meningkat permintaannya, yang sudah berbentuk produk olahan coklat juga banyak diminati.

 

Lalu, bagaimana sih budidaya tanaman kakao? Dalam budidaya kakao, imbuhnya, maksimal lahan yang bisa ditanami pohon sekitar 70% dari total luas lahan yang jarak tanamnya sekitar 1,1 meter. Ada beberapa tahap nih untuk membudidaya tanaman kakao.

 

Pertama adalah persiapan lahan. Bersihkan dulu alang-alang juga gulma lainnya ada pada lahan yang udah ada. Lalu kita juga bisa gunain tanaman pelindung yang seperti disebutin tadi kaya Lamtro, Gleresidae, dan Albazia. Tanaman ini biasanya ditanam setahun sebelum penanaman kakao, lalu pada tahun ketiga kita bisa kurangi jumlahnya menjadi 1 pohon pelindung untuk 3 pohon kakao atau sekitar 1:3.

 

Yang kedua adalah pembibitan. Jadi, sebelum dikecambahkan benih tuh harus dibersihkan dulu daging buahnya dengan abu gosok. Setelah itu kita rendam biji kakao tersebut dengan Biotama 1, ini untuk mempercepat masa dormansi. And then, biji kakao dikecambanhkan pakai karung goni dalam ruangan, setiap hari harus disiran 2 kali dalam sehari (pagi dan sore tentunya hehe). Nah sementara itu, siapin polybag yang ukurannya 30×20 cm. isi dengan tanah dan pupuk kandang sekitar 1:1 yang dibuat menggunakan Biotama 3-. Lalu kecambah tersebut dipindahkan ke polybag jika 2-3 hari berkecambah lebih dari 50%-. Setiap 2-3 minggu sekali bibit harus disemprot dengan campuran Biotama 1 dan air (1 tutup botol Biotama 1 dilarutkan dalam air 1 liter) pada pagi hari (sebelum jam 7 pagi) atau sore hari (setelah jam 4 sore) setelah matahari agak mulai redup.

 

Tahap terakhir adalah penanaman dan pemeliharaan. Di akhir musim hujan, buatlah lubang tanam berukuran 60x60x60cm, kasih pupuk kandang (yang dibuat dengan Biotama 3) sebanyak 0,5 sampai 1kg/lubang. Sebelum penanaman bibit, oastikan kalau tanaman naungan sudah mempunyai tinggi tanaman sekitar 1 sampai 1,5m. setelah tanaman berumur sekitar 1 bulan setelah ditanam, semprotkan larutan Biotama 1 dan Biotama 5 pada tanaman di pagi hari sebelum matahari terbit tentunya, atau sekitar sebelum jam 7 pagi atau sore hari sekitar jam 4 sore kalau di Indonesia. Waktu penyiraman bisa dilakukan setiap 2 minggu sekali secara rutin sampai tanaman berbunga. Tanaman bisa disemprot sekitar 5-6 tangki (banyak juga yaaa).

Strawberry merupakan tanaman buah berupa herbal yang ditemukan pertama kali di Chili, Amerika. Tanaman strawberry merupakan tanaman yang memiliki banyak ragam jenis, salah satunya jenis Fragaria vesca. Jenis ini merupakan strawberry yang lebih menyebar luas dibandingkan jenis lainnya.

Fragria Vesca ini nih merupakan jenis strawberry yang pertama kali masuk ke Indonesia. Nah untuk Strawberry yang kita temukan di pasar swalayan adalah hibrida yang dihasilkan dari persilangan virgiana var Duchesne asal Amerika Utara dengan chiloensis var Duchesne asal Chili. Persilangan itu menghasilkan hibrid yang merupakan strawberry modern.

Strawberry sendiri udah familiar di dunia, maka dari itu strawberry dimanfaatkan sebagai makanan dalam keadaan segar atau dalam bentuk olahan lain. Produk makanan yang terbuat dari strawberry juga banyak loh kita temuin, misalnya sirup, selai, dan olahan olahan makanan yang lainnya. Gak hanya buat dikonsumsi saja nih, tapi strawberry juga bisa dimanfaatkan untuk masker, shampoo, parfum, dan masih banyak lagi.
Walaupun strawberry sudah dikenal dunia tetapi masih banyak orang yang belum mengenal dan berminat terhadap cara pembudidayaannya. Kenapa? Karena strawberry butuh lahan dan tempat dengan temperature yang rendah untuk pembudidayaan yang baik. Kalau di Indonesia, kita harus melakukannya di daerah yang memiliki dataran tinggi. Lembang dan Cianjur (Jawa Barat) misalnya. Kedua daerah ini merupakan daerah sentra pertanian yang di mana para petani sudah mulai banyak membudidayakan strawberry, hingga saat ini kedua wilayah tersebut adalah sentra penanaman strawberry.

Nah untuk tahap pembudidayaan strawberry sendiri cukup susah susah gampang. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah tanaman strawberry dapat tumbuh dengan baik di daerah dengan curah hujan 600-700 mm/tahun. Tanaman strawberry membutuhkan 8-10 jam sinar matahari setiap harinya untuk pertumbuhan. Strawberry adalah tanaman subtropis yang dapat beradaptasi dengan baik di dataran tinggi tropis yang memiliki temperatur 17–20 derajat Celcius. Kelembaban udara yang baik untuk pertumbuhan tanaman stroberi sekitar antara 80-90%. Selanjutnya, tanah yang dibutuhkan jika ditanam di kebun adalah tanah liat berpasir, subur, gembur, mengandung banyak bahan organik, tata air dan udara baik. Lalu, derajat keasaman tanah (pH tanah) yang ideal untuk budidaya strawberry di kebun adalah 5.4-7.0, sedangkan untuk budidaya di pot adalah 6.5–7,0. Jika ditanam dikebun maka kedalaman air tanah yang disyaratkan adalah 50-100 cm dari permukaan tanah. Kalau ditanam di dalam pot, media harus memiliki sifat poros, mudah merembeskan air dan unsur harus selalu tersedia. Ketinggian tempat yang memenuhi syarat iklim tersebut adalah 1.000-1.500 meter dpl. Pembibitan
Strawberry bisa diperbanyak dengan biji dan bibit vegetatif (anakan dan stolon atau akar sulur). Kebutuhan bibit per hektar antara 40.000-83.350. Kita bisa perbanyak tanaman strawberry ini dengan bijinya. Pertama, beli dari toko pertanian, rendam benih di dalam air selama 15 menit lalu keringanginkan. Lalu, kotak persemaian berupa kotak kayu atau plastik, diisi dengan media berupa campuran tanah, pasir dan pupuk kandang (kompos) halus yang bersih (1:1:1). Benih disemaikan merata di atas media dan tutup dengan tanah tipis. Kotak semai ditutup dengan plastik atau kaca bening dan disimpan pada temperature 18-20 derajat celcius. Jangan lupa persemaian disiram setiap hari.

Setelah bibit berdaun dua helai, maka bibit tersebut siap dipindah tanam ke bedeng sapih dengan jarak antar bibit 2-3 cm. Media tanam bedeng sapih sama dengan media persemaian. Bedengan dinaungi dengan plastik bening. Selama di dalam bedengan, bibit diberi pupuk daun. Kalau sudah berukuran 10 cm dan tanaman telah merumpun, bibit dipindahkan ke kebun.